
Beban dipundak seakan susah untuk dilepas dan rasa kebersamaan terus mengajak kita untuk selalu bersama dalam duka nestapa dan sukacita, saat berpisah sudah menunggu, tatapan mata dan lambaian tangan mengiringi langkahmu. Penunjuk waktu sudah memanggil untuk mengantar menggapai pertemuan selanjutnya, Selamat jalan………… kawan, selamat………..berpisah dan mengalirlah air mata persahabatan. Langit biru dengan sepoi angin mengantar kita kembali dalam rutinitas ( bazar bozoor yuk……besuk aja aku mo ke sarfan…. dan kembalilah dalam jejak rumpian abadi. Imam Khomeini Airport telah menjadi saksi persahabatan, keheningan dan kadang penyesalan, Jakarta telah menunggu langkah kita dengan senyum yang bahagia dalam nuansanya…..ada ketoprak, bakso, mie ayam, mall yang indah dan megah kemudian banjir akhirnya nyamuklah yang menemani dan menggerayani badan letih kita dengan gairah nafsunya sambil ketawa-ketiwi. sompretttt……soma.
This entry was posted
on Tuesday, May 6th, 2008 at 4:54 pm and is filed under Warta Sekar.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.