| Name | Role | Website | Joined | |
|---|---|---|---|---|
| admin | Administrator | budi@sekarasri.com | www | 05-04-08 |
| ora_omom | Subscriber | ora_omom@yahoo.com | www | 05-04-08 |
| budi | Subscriber | bradetis@yahoo.com | 05-05-08 | |
| ken75muraski | Subscriber | muraskiken@gmail.com | 05-24-08 | |
| jacob73kolp | Subscriber | jacobkolp@gmail.com | 06-10-08 | |
| syahril | Subscriber | syahrilas@yahoo.com | www | 08-04-08 |
| ita | Subscriber | eliarosda@yahoo.com | 09-06-08 | |
| ekasurja | Subscriber | ekasurja@yahoo.com | 10-16-08 | |
| ViagraBestellen | Subscriber | bestrviag@1cheapaccommodation.info | 11-02-08 | |
| Kiki2009 | Subscriber | ckiki2004@gmail.com | 01-04-09 |

SUMATRA UTARA
SUMATRA BARAT
SUMATRA SELATAN
RIAU
DKI JAKARTA
BANDUNG PRIANGAN
SOLO
JOGYA
JAWA TIMUR
MADURA
BALI
SULAWESI UTARA
SULAWESI SELATAN

BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP)
Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) diatur oleh peraturan perundangundangan, oleh karena itu perlu dipilih secara benar jika akan digunakan dalam pangan.
Bahan Tambahan (BT) yang dianggap berbahaya bagi kesehatan manusia dilarang digunakan dalam pangan.
Apa yang tergolong ke dalam BTP?
• Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88, BTP adalah
bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan atau minuman dan biasanya bukan merupakan ingredien khas makanan, mempunyai atau tidak mempunyai milai gizi yang dengan sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk maksud teknologi pada pembuatan, pengolahan, penyiapan, perlakuan, pengepakan, pengemasan, penyimpanan atau pengangkutan makanan, untuk menghasilkan atau diharapkan menghasilkan suatu komponen atau mempengaruhi sifat khas pangan tersebut.
• Berdasarkan peraturan tersebut di atas, BTP digolongkan ke dalam 11 jenis, sebagai berikut:
1. Pewarna
2. Pemanis buatan
3. Pengawet
4. Antioksidan
5. Antikempal
6. Penyedap rasa dan aroma, penguat rasa
7. Pengatur keasaman (pengasam, penetral)
8. Pemutih dan pematang tepung
9. Pengemulsi, pemantap dan pengental
10. Pengeras
11. Sekuestran (pengkat logam)
Apa yang dianggap melanggar peraturan
Produsen dianggap melanggar peraturan jika:
• Menggunakan bahan tambahan (BT) yang dilarang penggunaannya dalam pangan
• Menggunakan BTP melebihi takaran maksimum yang diizinkan penggunannya
dalam pangan.
MEMILIH BTP YANG DIIZINKAN PENGGUNAANNYA UNTUK PANGAN
Berikut ini adalah berbagai jenis BTP yang diizinkan penggunaannya untuk
pangan
• anato • Riboflavin
• beta-apo-8’karotenoat • Titanium dioksida
• etil-beta-apo-8’karotenoat • Merah alura
• beta-karoten • Briu berlian
• kanisantin • Karmoisin
• karamel • Coklat HT
• karmin • Eritrosin
• klorofil • Hijau FCF
• klorofil tembaga kompleks • Hijau S
• kurkumin • Indigotin
• ponceau 4Rp. • Kuning FCF
• Kuning kuinolin • Tartrazin
Pewarna yang dilarang penggunaannya dalam pangan
• Auramine • Crysoine
• Alkanet • Chocolate brown FB
• Butter yellow • Indigotin
• Black 7984 • Kuning FCF
• Burn umber • Ponceau SX
• Chrysoidine • Ponceau 6Rp.
• Citrus red no 2 • Oil orange XO
• Fast red E • Oil yellow AB
• Fast yellow AB • Ol yellow OB
• Guinea green B • Orange G
• Indanthrene blue RS • Orange GGN
• Magenta • Orange RN
• Metanil yellow • Rhodamin B
• Oil orange SS • Sudan I
• Orchil and Orcein • Scarlet GN
• Ponceau 3Rp. • Violet 6B
Pemanis buatan yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara lain
sebagai berikut:
• Aspartam
• Siklamat (hanya untuk pangan berkalori rendah)
• Sakarin (hanya untuk pangan berkalori rendah)
• Sorbitol
Pengawet yang diizinkan penggunaannya dalam pangan antara lain:
• Asam benzoat • Natrium nitrit
• Asam propionat • Kalium sulfit
• Asam sorbat
Penyedap dan penguat rasa dan aroma yang diizinkan penggunaannya dalam
pangan
• Asam guanilat
• Disodium 5’ribonucleotida
• Kalsium dan natrium 5’ribonucleotida
• Asam L-Glutamat (MSG)
• Asam inosinat
Pengemulsi, pemantap dan pengental yang diizinkan penggunaannya dalam
pangan, antara lain sebagai berikut:
• Agar • Karagen
• Asam alginat • Lesitin
• Dekstrin • Kaboksimetilselulosa (CMC)
• Gelatin • Pektin
• Gom arab • Pati asetat
Antioksidan yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara lain,
sebagai berikut:
• Asam askorbat (garam KPBS Pangalengan, Na dan Ca)
• BHA (butil hidroksi anisol)
• BHT (butil hidroksi toluen)
• Propil galat
• Tokoferol
Pengatur keasaman yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara
lain:
• Alumunium amonium (kalium, natrium sulfat)
• Asam laktat
• Asam sitrat
• Kalium dan natrium bikarbonat
Antikempal yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara lain,
sebagai berikut:
• alumunium silikat
• kalsium alumunium silikat
• kalsium silikat
• magnesium karbonat
• magnesium oksida dan
• magnesium silikat
Pemutih dan pematang tepung yang diizinkan penggunaannya dalam pangan,
antara lain, sebagai berikut:
• asam askorbat
• natrium stearoil-2-laktilat
Pengeras yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara lain sebagai
berikut:
• kalsium glukonat
• kalsium klorida
• kalsium sulfat
Sekuestran yang diizinkan penggunaannya dalam pangan, antara lain sebagai
berikut:
• asam fosfat
• isopropil sitrat
• kalsium dinatrium edetat (EDTA)
• monokalium fosfat
• natrium pirofosfat
BAHAN TAMBAHAN PANGAN YANG DILARANG DIGUNAKAN
DALAM PANGAN
• Asam borat dan senyawanya
• Asam salisilat dan senyawanya
• Dietilpirokarbonat
• Dulsin
• Kalium klorat
• Kloramfenikol
• Minyak nabati yang dibrominasi